Jumat, 27 Juni 2008

Pemimpin Yang Dicari!!!!!!!!!!!!

PEMIMPIN YANG BERILMU, BERAMAL DAN BERAKHLAK
Oleh : Deden Er-Be (Al-Garhuti)

Kepemimpinan adalah perihal memotivasi orang untuk menjalankan dan mencapai misi organisasi. Dalam usaha mencapai tujuan ini, persatuan, kepercayaan, dan harga diri akan berkembang. Seorang pemimpin yang baik membantu berkembangnya kualitas-kualitas ini, namun kegagalan membangun integritas akan meracuni semua kesatuan yang ada, menghancurkan kepercayaan antarsesama, dan mematahkan persatuan organisasi. Seorang pemimpin yang berintegritas itu akan menunjukan sikap tulus dan konsisten, memiliki keteguhan hati dan karakter, dan merupakan seorang yang mampu bertahan sampai akhir.
Sedangkan definisi pemimpin (leader) itu sendiri menurut pemahaman saya adalah orang atau sekelompok orang yang dipercaya dapat membawa kelompok orang tertentu mencapai tujuan, cita-cita, dan kepentingan kelompok itu. Seorang pemimpin itu harus tegas, memiliki pandangan ke depan dan visioner, kreatif, inovatif dan tentu saja sosok yang istiqomah. Seorang pemimpin harus bisa memimpin dirinya sendiri sebelum dia memimpin orang lain. Berat memang menjadi pemimpin, tetapi orang yang seperti inilah yang dibutuhkan. Tanya Kenapa?
Karena seorang pemimpin dengan beban yang tidak ringan, dengan ribuan masalah dihadapannya memerlukan syaraf baja, mental besi, otak encer, hati jernih dan pandangan tajam untuk melihat perkembangan situasi dan memberikan problem solving yang tepat. Adalah sebuah kehancuran, jika suatu bangsa atau organisasi dipimpin oleh orang yang bermental tempe, lemah, plin-plan, penakut, pengecut, peragu dalam mengambil keputusan dan berakhlak yang tercela. Bukankah Rasulullah Saw telah mengisyaratkan bahwa jangan menyerahkan suatu urusan kepada yang bukan ahlinya.
Syarat ilmu yang luas bagi seorang pemimpin adalah pintu gerbang utama yang harus dilewati. Dengan ilmu, pemimpin itu mampu membawa organisasi yang dipimpinnya kepada pintu kejayaan. Dengan ilmu yang luas, pemimpin itu akan sangat faqih dalam memberikan solusi jitu bagi permasalahan yang dihadapi. Dengan ilmu juga ia mampu menjadi pelita ditengah pekatnya kegelapan dan kebodohan. Pemimpin tanpa ilmu, hanya akan membawa organisasi yang dipimpinnya pada jurang kehancuran yang menganga. Tanpa ilmu, pemimpin bodoh itu hanya akan menambah masalah, bukan mengurangi atau memusnahkan masalah.
Tanpa ilmu pula, pemimpin itu juga hanya akan menghancurkan bangunan yang sudah terbentuk, organisasi itu hanya akan hancur melucur ke lubang-lubang kebinasaan, diterkam kebuasan zaman. Tanpa ilmu, pemimpin sebuah organisasi atau suatu bangsa, hanya akan membuat jumud atau bahkan mundur bertubi-tubi ke belakang inilah logika Allah dalam menentukan dan memilih seorang pemimpin. Kuat, berilmu, beramal dan berakhlakul karimah.
Kita semua, berhak dan wajib menempa diri, memperbaiki kualitas diri, terus dan terus tanpa mengenal kata henti, terus memperbaiki diri demi tercapainya insan kamil. Menjadi insan yang kuat dalam mengemban amanah, kuat dalam berpikir, ikhlas dalam bekerja, kuat dalam menanggung tanggung jawab, kuat dalam visi amanat dan menebarkan kebaikan yang tak kenal lelah untuk berdaya dan memberdayakan. Dengan tujuan lahirnya komunitas muslim yang kuat, berilmu, beramal, dan berakhlakul karimah ikhlas karena Allah ta’ala.
Secara sosial seorang pemimpin adalah penguasa, karena ia memilki otoritas dalam memutuskan sesuatu, yang mengikat orang banyak yang dipimpinnya. Akan tetapi menurut etika keagamaan, seorang pemimpin adalah seorang pelayan dari orang banyak yang dipimpinnya. Pemimpin yang akhlaknya rendah pada umumnya lebih menekankan dirinya sebagai penguasa, sementara pemimpin yang berakhlak baik lebih menekankan dirinya sebagai pelayan masyarakat. Jadi seorang pemimpin juga harus memilki akhlak yang baik, karena walau bagaimanapun pemimpin juga harus menjadi suri tauladan yang baik bagi bawahannya.
Sebelum saya menutup tulisan ini, saya ingin berpesan bahwa “kepemimpinan itu tindakan, bukan posisi”. Dunia ini membutuhkan seorang pemimpin yang kuat, kuat ilmu dan kuat imannya. Dunia ini butuh orang-orang yang mau berjuang karena hidup adalah perjuangan. Barang siapa yang ingin hidup maka ia harus berjuang, siapa yang tidak mau berjuang maka lebih baik jangan hidup. Ingatlah kita semua adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawabannya….Semoga tulisan ini bermanfaat. Wallahu A’lam.

Tidak ada komentar: